Book Review- 5


BOOK REVIEW
Identitas Buku
Judul                : BATIC ( Be Brave, Action Oriented, Totality, Integrity, Commited to Excellence) 4 Motivator Berbagi Inspirasi
Penulis                         : Remaja Tampubolon, Irfan Prasetya, A.G. Purwanto Edi, Yasier Utama
Penerbit           : KAIFA
Tahun terbit     : 2014
Tebal               : 155 hlm
Daftar Isi
1.      Sebuah Pengantar
2.      BAB 1 : Be Brave
3.      BAB 2 : Action Oriented
4.      BAB 3 : Totality
5.      BAB 4 : Integrity
6.      BAB 5 : Commiteted to Excellence
7.      Penutup
SEBUAH PENGANTAR
Batik adalah karya budaya yang berasal dari kata “Amba” (menulis) dan “Titik” . Kehidupan ibarat kita sedang menulis karya demi karya hingga kita berhenti pada satu titik kehidupan akhir dunia yaitu kematian.
Berbagai titik pernah kita lalui, dari titik tertinggi (yang kadangkala membuat kita lupa diri). Sampai titik terendah (hingga tidak ada hal lain yang bisa kita lakukan selain berani untuk tetap bergerak)
Dengan segala dinamika itu, maka untuk melukis kanvas kehidupan ini, penulis sepakat bahwa kita membutuhkan BATIC tanpa BATIC suatu pekerjaan menjadi hal yang sangat biasa saja. Tidak ada nilai ‘wow’ didalamnya bahkan tidak dapat disikapi dengan tepat.
BAB I
BE BRAVE

Berani adalah pintu gerbang perubahan. Tanpa keberanian tidak akan pernah terjadi sejarah kehidupan yang terpanjang. Kita hanya akan menjadi manusia kerdil yang menyalahkan keadaan. Manusia lemah yang selalu merasa menjadi korban dari segala sesuatu yang datang bertandang.
Berani bukan berarti tidak memiliki rasa takut. Berani adalah ketika kekuatan tidak mengurungnya dalam ketidakberdayaan. Rasa takut tetap ada karena itu manusiawi. Ketika takut ada kita tetap melangkah dalam sebuah keyakinan yang dianggap benar. Itulah yang sebenarnya dinamakan BERANI.
Masih hidupkah saya besok ???
Berani tidak hanya sekedar berani ketika hidup. Namun berani juga meninggalkan kehidupan dengan segala persiapannya. Yang paling pasti adalah sepanjang apapun usia seseorang titik akhir yang dituju adalah kematian. Kapan ? itu hal yang tidak pasti. Besok ? Mungkin ! Nanti ? Mungkin !
Bukan untuk ditakuti. Justru karena kita tahu bahwa yang pasti adalah mati. Maka setiap detik kehidupan sudah sepantasnya kita hargai dan hayati. Karena hidup itu singkat, maka jadilah hebat. Sekarang sejauh mana setiap detik itu kita hargai dan hayati ?
Atau banyak kita habiskan untuk berlupa akan berharganya hidup sehingga tenggelam dalam pesimistis, penyesalan, galau dan hal-hal yang tidak produktif lainnya. Mulai dari hal-hal kecil seperti menyapa dengan tulus, tersenyum dari hati, bercanda dengan adik atau mengobrol dengan teman serumah.
Oleh karena ada kematian, pastikan anda menikmati setiap detik kehidupan dengan penuh optimism. Karena kita tidak hidup dimasa depan dan masa lalu, kita hidup dihari ini maka berbuatlah untuk hari ini.
Jam kehidupan hanya diputar satu kali saja
Tak seorangpun sanggup mengatakan kapan jarum jam ini akan berhenti. Mungkin satu jam lagi, meungkin besok, mungkin bulan depan, mungkin tahun depan.
Sekarang adalah satu-satunya waku yang kita miliki. Manfaatkan hidup ini, sediakan waktu untuk Tuhan dan sesame. Bekerjalah dengan sunggguh-sungguh.
Jangan pernah berkata “Besok kan masih ada waktu, aku bisa melakukannya besok” Karenasetiap saat jarum jam itu bisa berhenti. Saat ini kita masih menginjak tana, mungkin esok kita yang akan diinjak.
Jangan pernah banggadengan rumah mewah Karen rumah terakhir kita didunia adalah kubur. Jangan bangga dengan wajah cantik/tampan karena wajah kita yang terakhira dalah tengkorak. Jangan bangga dengan mobil mewah karena mobil terakhir kita adalah mobil jenazah. Jangan sombong dengan tempat tidur yang nyaman karena tempat tidur kita yang terakhir adalah peti mati. Semua kebanggaan dan kenikmatan itu hanyalah bersifat sementara.
Teruslah mengasihi Tuhan kita Yesus Kristus dan berbuat kebaikan bagi sesame agar waktu kita tidak terbuang sia-sia. Biarlah makhluk ciptaan Tuhan dapat mencapai tujuan akhir, tanah air surgawi yang kekal. Aamiin
Make Today as A Masterpiece
Setiap orang memiliki impian besar. Itu hal yang jelas. Namun jangan sampai mimpi itu berhenti pada wilayah mulut dan khayalan. Mimpinya tidak terjamah karena kaki dan tangannya tidak bergerak. Ingin menggapai masa depan, tapi tidak memelihara keberadaannya hari ini. Ingin membuat mahakarya tetapi di masa depan namun hari ini kita abaikan.
Make to day as a masterpiece…
Menghadapi kehidupan, berjalan menuju impian adalah dengan mengargai dan menghayati tiap waktu yang dilalui. Bagaimana ? Jadikanlah setiap hariadalah Mahakarya. Ukir hari ini dengan kemenangan-kemenangan kecil. Pastikan anda terbangun di pagi hari dengan tekad untuk mengukir kemenangan-kemenangan pada hari itu. Apapun profesinya, apapun kegiatannya, buatlah itu sebagai sebuah mahakarya. Ketika kita mencuci dan kita mencuci dengan ketelitian dan kebersihan itu adalah mahakarya. Dan sebagainya.
Tidak ada yang tahu tentang masa depan. Oleh karenanya masuklah dalam dunia penciptaan. Ciptakan dirimu hari ini, apakah akan menjadi ritual makan tidur saja atau akan kita jadikan untuk menambah nilai kemanusiaan kita ?
Jika hari ini kita melakukan setiap tindakan dengan kualitas terbaik, semangat terbaik, antusiasmeterbaik, hal ini akan berpengaruh pada mahakarya masa depan kita. Namun jika pada akhirnya tidak sesuai dengan pengharapan, setidaknya kita akan lega karena setiap waktu yang datang, kita lalui dengan penghayatan tinggi, dengan keberanian.
Hadirnya hari ini benar-benar kita rasakan sebagai lembaran kanvas yang akan kita isi dengan karya-karya. Setiap waktu menjadi kesan indah dan bermakna karena setiap hal kita lakukan dengan penuh cinta dan penghayatan sebuah pencapaiaan mahakarya.
Stop Compairing, Be Gratefull
Stop mengagumi orang lain. Beranilah untuk melihat dalam diri dan mengagumi apa yang kita miliki baik yang sudah maupun yang berupa potensi. Mengagumi orang lain dan introspeksi kekurangan boleh saja asalkan tidak menjadikan diri kita merasa gagal dan rendah diri. Mengagumi diri bukan hal yang buruk asal tidak membuat kita merendahkan orang lain dan bersombong diri.
Coba tutup mata dari membandingkan diri dengan orang lain dan coba untuk memandang ke dalam diri dan temukan hal-hal yang patut di syukuri. Syukur bukan berarti berdiam dan berpuas diri. Justru syukur adalah hal yang dinamis. Karena dengan bersyukur kita akan menghargai apa yang kita miliki dan terus bergerak untuk mengoptimalkan apa yng ada.
Maukah kelopak mata anda saya beli seharga 10 milliar ? Tentu tidak !!! Jadi berhenti membanding-bandingkan, bersyukur saja.
I Know that I Don’t Know
Puncak Pengetahuan bukanlah Aku tahu Bahwa Aku Tahu, tetapi Aku Tahu Bahwa Aku Tidak Tahu (Socrates)
Artinya jika ketika proses belajar kita terjebak pada tingkatan “sudah tahu” tidak merasakan bahwa semakin belajar semakin merasa tahu, maka sebetulnya kita belum tahu.
Tahu adalah melakuka apa yang kita ketahui, paham adalah melakukan apa yang kita pahami. Jika tidak maka kita baru sekedar mengenal. Bisakah orang bisa berenang dengan cara menguasai teori renang namun takut untuk mencebur ke air ?
Banyak orang tekun sekali belajar, tetapi tidak memiliki keberanian untuk memulai menjadi apa yang dia pelajari. Dia hanya menjadi kolektor ilmu, perpustakaan berjalan yang pada akhirnya hanya menjadi kritikus ulung dan peniai handal karena realitas tidak sesuai dengan imajinasi.
Berdiskusi habis-habisan tentang ketidakbecusan pemimpin negara di warung kopi kemudian pulang bersantai ria sambil menonton TVsementara keberadaannya sendiri sebagai seorang pemimpin dalam keluarga tidak mendapatkan respek dari orang=orang yang dipimpin. Mengkritik tidak akan menyelesaikan apapun karena waktunya habis untuk mengkritik.
Marilah mulai menyalakan lilin ditengah kegelapan, daripada memaki-maki kegelapan. Marilah mulai menyingkirkan duri dijaln, daripada mencari siapa yang menaruh duri dijaln. Marilah membuka lembaran yang pernah dilewati. Apa saja yang sebetulnya sudah kita ketahui namun belum diamalkan.
Perjuangan adalah pelaksanaan kata-kata (W.S. Rendra )
Are you complainer ?
Tidak ada kehidupan yang adil bagi orang lain yang sulit bersyukur. Bahkan ketika ditempatkan disyurgapun mulutnya kan tetap menemukan dan mencari kecacatan dari kehidupannya. Begitulah seorang komplainer atau pengelihatan. Berani adalh berani menghadapi apapun yang ada dengan pandangan positif. Orang-orang besar tidaklah orang yang suka mengeluh. Jika anda seorang pengeluh, bersiaplah menjadi orang yang biasa-biasa aja.
Sebuah Rangkuman tentang Keberanian
Sambut kematian dengan BERANI menghargai kehidupan
Sambut kehidupan dengan BERANI menghayati setiap detiknya sebagai mahakarya setiap hari
Sambut setiap hari dengan BERANI untuk menjadikan syukur sebagai energi untuk terus bergerak optimal
Sambut gerak kehidupan dengan BERANI berbuat apa yang diketahui
Sambut perbuatan dengan BERANI berhenti Mengeluh.
BAB II
ACTION ORIENTED

Tindakan selalu memberikan perbedaan. Tindakan kita mampu berteriak lebih keras dari kata-kata. Action oriented itu bergerak, melakukan, bekerja, berkeringat, terjun, blusukan. Tindakan itulah yang akan mengantarkan kita pada hasil yang diinginkan.
Banyak orang hanyut dalam wacana tetapi lupa bertindak. Dengan demikian, pendapat dan sarannya hanya dirasakan seperti dongeng. Coba saja kita lihat dan cek status Fb, betapa komentar yang berisi keluh kesah. Padahal dengan tindakan yang bisa dilakukan, akan lebih mamou membuat perubahan kecil.
I’m Ready to Be Wow
WOW ucapan ini adalah ucapan naluriah yang hadir ketika dihadapkan pada suatu pesona yang menarik. Ketika melihat orang yanb begitu cerdas, begitu baik, begitu disiplin, begitu semangat. Secara naluriah maka sensari ‘wow’ itu begitu saja muncul mewakili kekaguman kita.
Apa definisi sukses ? Sangat Subjektif, yang pasti kita harus menjadi pribadi yang atraktif (penuh daya tarik). Harus menjadi orang yang “wow”. Daya tarik dan pribadi atraktif seperti medan magnet untuk menarik kehidupan yang kita imajinasikan. Contoh seseorang yang mendefinisikan sukses adalah ketika mati masuk syurga, maka kita harus atraktif untuk menarik perhatian Tuhan. Bagaimana amal kita, apa biasa-biasa saja atau atraktif ? Tuhan akan tertarik pada pribadi yang mendedikasikan hidupnya dalam pengabdian kepadaNya. Absurd seorang pekerja ribut ingin naik gaji tapi bekerja dengan dengan biasa-biasa saja. Ingin sukses tetapi bertindak biasa saja. Inilah orang-orang kontradiktif yang hidup dengan angan-angan.
Menjadi manusia ‘wow’ tidak harus menjadi manusia yang hebat tanpa cacat. Pribadi ‘wow’ adalah pribadi yang hebat dalam perbuatan, bukan ucapan. Tidak ada jalan lain, resepnya adalah belajar. Tidak berhenti merefleksikan diri demi membuka ruang pertumbuhan.
So, Success is something that you attract by becoming attractive person. (Jim Rohn)
Semua Ada Waktunya, Semua Hanya Sementara
Jika lelah dan letih merangkul kita, ingatlah itu hanya sementara. Tidak selamanya setiap detik kita berkurang dalam kesedihan. Semua ada waktunya, semua hanya sementara. Oleh karena hidup hanya sementara, pastikan setiap tindakan kita benar-benar bermakna. Ada sesuatu yang bernilai dibalik tindakan kita. Tanpa tindakan maka tiada nilai, tanpa nilai hidup kitapun tidak bernilai.
Kerja…Kerja…Kerja
Apa resep sukses Pak ? “kerja keras” Lainnya Pak ? “tidak ada, kerja keras”
Om Bob Sadino , bisnis apakah yang bagus untuk saai ini ? “Bisnis yang bagus adalah bisnis yang dibuka, bukan bisnis yang ditanyakan terus”
Betapa banyak orang yang akhirnya tidak pernah membuka bisnis, hanya karena terlalu banyak analisis. Yang akhirnya tidak jadi bekerja, karena terlalu banyak rencana. Padahal yang diperlukan adalah ilmu jalanan. Kerja, kerja dan kerja. Let’s to be action oriented.
Create A History, Not Just Part of History
Berapa usia kita ? Sepanjang itu, kita menjadi bagian dari sejarah atau pencetak sejarah ?
Bagian dari sejarah hanya orang yang mengikuti arus, ketika arus sejarah melaju maka diapun turut melaju pada akhirnya. Seorang pencetak sejarah adalah dia yang menuliskan sejarah macam apa yang ingin ditulis tetntang dirinya.
Menjadi pencetak sejarah tidak harus menciptakan sesuatu yang besar. Semua dimulai dari hal yang kecil. Jika saat ini anda seorang pelayan, jadilah pelayan terbaik, jika sekarang anda seorang mahasiswa maka jadilah mahasiswa terbaik. Jika sekarang adalah seorang penyapu jalan maka jadilah penyapu jalan yang terbaik. Menjadi yang terbaik tidak selalu harus ada indicator kunci. Namun, terbaik disi hanyalah masalah mentalitas kita, tegas dengan komitmen 100% maka itulah yang namanya terbaik. Jika berkaca pada sejarah, orang yang besar bukan orang yang gamang tetapi orang yang menjalankan profesinya dengan usaha terbaik. Inilah sejarah yang kelak akan kita ceritakan kepada anak cucu kita. Tulislah sejarah, masalah apa yang terjadi tidak sesuai dengan apa yang tertulis, itu urusan lain.
Mulai dari melakukan investasi untuk diri Anda
Cetak sejarah diri anda dengan memulai mengkonstruksi hal-hal yang meningkatkan nilai kita dalam hubungannya dengan apa yang kita kerjakan. Pengetahuan apa yang harus dipelajari. Ketrampilan apa yang harus saya miliki ? Sikap dan karakter apa yang harus saya bangun ? demi bisa melakukan yang terbaik dalam apa yang sedang kita kerjakan dan menjadi seorang pencetak sejarah.
Masa Lalu itu Cerita Tempo Doeloe
Masa lalu adalah masa lalu. Namun, dia mampu menghadirkan wajah yang berbeda. Ada sebagian orang yang masa lalunya gelap gulita sehingga menolehpun tak sanggup. Bahkan langkah-langkahnya ke depan seperti dihantui berbagai penyesalan, beban, ketakutan, kemarahan dan lain-lain. Sehingga masa depan pun menjadi tampak buram.
Apapun yang terjadi dimasa lalu yang pasti ada kita tidak bisa kembali. Jadi hentikan menghabiskan energi untuk meratapi masa lalu. Sudahlah, satu detik yang lalu adalah masa lalu saatnya kita dedikasikan seluruh energy untuk hari ini.
Dancing With Your Problem
Manusia lahir dengan sepaket masalah, jika anada ingin bertemu dengan orang tanpa masalah barangkali bukan manusia yang anda temui. Masalah akan senantiasa hadir sebagai mitra kita.
Baik masalah kecil maupun besarsebenarnya itu hanya sebuah peristiwa. Hanya saja kita maknai atau definisikan sebagai masalah. Makna masalah pada awalnya adalah netral. Menjadi tidak netral ketika emosi berbicara. Jadi tidak ada masalah yang ada hanyalah peristiwa yang selalu hadir memberikan medan tantangan dalam kehidupan kita sebagai pendewasaan diri.
Semua mengalaminya, ketika dia datng, sambut saja “selamat datang masalah”  kemudian menarilah dengan masalah anda. Karena setiap kejadian pasti hadir dengan satu tujuan kebaikan. Menarilah dan temukan hikmah-hikmah yang menjadi pesan cinta untuk anda.
BAB III
TOTALITY

TQP (Total Quality Persib) akan selalu mengahsilkan mahakarya. Orang yang total akan selalu memebrikan warna terhadap kehidupan. Ia hidup tidak setengah-setengah. Ia adalh orang yang memegang prinsip. “All out or out” atau “ Love it or leave it”
Di kamus besar TQP tidak ada yang namanya menyerah pada keadaan. Tidak ada yang namanya mengeluh dengan segala keadaan. Ia tidak mengenal kata “Saya Tidak Bisa”ia hanya tahu ia hanya tahu melangkah dengan total dengan hati dan cinta.
Saat laut mengekspresikan cintanya dengan ombak, angin dengan badainya, salju dengan dinginnya, sungai dengan arusnya. Manusia ??? Dengan totalitasnya. Semua yang dilakukan secara total karena ia tahu. Itulah cinta yang mampu dia ekspresikan untuk menyentuh kehidupan orang lain.
BAB IV
INTEGRITY

Saat melakukan kebaikan, apakah kita akan tetap melakukan kebaikan saat orang lain tidak melihatnya ? Saat mengatakan hal yang baik kepada orang lain apakah kita tetap akan mengatakan hal yang sama saat kita tidak dihadapannya ? inilah sebuah konsistensi tindakan yang dilakukan bukan karena dasar pujian oranglain melainkan karena ada nilai dan prinsip didalamnya.
Tidak hanya itu, integritas juga bermakna kualitas. Orang yang memahami arti integritas tidak asal bekerja. Namun ia akan memastikan setiap apa yang dikerjakannya mampu menghasilkan sesuatu yang berkualitas. Tidak asal ngomong. Tidak asal melangkah. Ia memastikan setiap yang dia lakukan punya nilai bagi diri sendiri dan orang lain. Sulit ? Teruslah mencoba !

BAB V
COMMITTED TO EXCELLENCE

Komitmen adalh janji. Bukan janji biasa, melainkan janji yang tingkatanya lebih tinggi daripada sekedar janji. Saat komitmen sudah dikibarkan, pantang surut ke belakang. Yang dilihat adalah yang didepan. Keep Moving Keep Rocking.
Jam komitmen tak mampu menggerakkan. Itu bukan komitmen. Jika komitmen tak mampu mebuat kita berubah itu artinya bukan komitmen. Komitmen selalu mebuat kita bergerak dan berubah.
Apa yang terjadi jika kita berkomitmen untuk memberikan sesuatu yang unggul dalam kehidupan kita ? banyak hal yang akan terjadi. Kita seolah mengundang sumber daya kesuksesan yang ada disekitar kita hadir secara cepat menghampiri kehidupan kita.

Pereview adalah seorang mahasiswi ilmu keperawatan UGM Yogjakarta yang sedang menempuh jenjang studi strata satu. Eka Roviyani nama lengkapnya, pegiat literasi yang condong terhadap ilmu fisafat dan disiplin ilmu science lainnya. Aktif dalam organisasi kepelajaran dan beberapa komunitas sosial di kota tempatnya menimba ilmu. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Book Review-1